Sabtu, 17 April 2021

Bukan gitu konsepnya!






Melihat orang-orang sudah jauh di depan sana, rasanya pengen kejar mati-matian, pengen cepat-cepat berada di posisi mereka.

Namun, bukan gitu konsepnya!

Setiap kita memiliki waktu start berbeda, kendaraan berbeda, mesin berbeda, bahkan Medan yang berbeda. Jadi, ngapain harus maksain berada di garis yang sama? Kalau dipaksakan, nanti malah terkapar di jalanan. Jadi, nikmati aja prosesnya. Boleh ngebut, boleh pengen cepat-cepat sampai, tapi pahami sejauh mana kemampuan mu, sejauh mana kemampuan instrumen yang kamu pakai.

Lagipula, hidup bukan perlombaan, sayang. Semuanya adalah pemenang dalam kapasitasnya masing-masing ❤️
Baca selengkapnya » 1 komentar

Sabtu, 27 Maret 2021

Doakan aku





Kekhawatiran paling riuh di kepalaku adalah, jika nanti sang pemberi hidup memanggilmu menuju matahari, dan aku belum juga sanggup memberi binar di matamu yang seteduh pagi. Kau sudah memberiku segalanya, mulai dari hidup hingga sepatu seperti milik tetangga kita yang kaya. Kau meredakan tangisku, entah itu karena lapar atau karena hidup yang terlalu memilukan.

Lalu, apa yang sudah aku beri padamu, Ibu? Saat kapan aku telah berhasil meringankan beban di pundakmu, Ayah? Aku ingin kau hidup seribu tahun lagi.namun, kurasa kau pun tak mengharapkan itu.

Jadi, akan ku lakukan saja apa yang kubisa. Semoga tak perlu waktu yang lama, Tuhan berkenan memberikan buah-buah kehidupan, agar aku bisa memastikan masa tuamu kaunikmati tanpa kekurangan.

Doakan aku.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Senin, 08 Maret 2021

Pilihan Surga






Banyak yang berujung ditinggalkan
Meski sudah sama-sama berjuang dalam rentang yang tak lagi memakai hitungan bulan. Ada yang bahkan sudah membuat tabungan bersama, agar nanti tak terlalu terbebani saat membiayai pesta.

Namun, sebuah hubungan tak selalu dinilai dari lamanya membangun kisah.
Bisa saja kau yang tak layak untuknya,
Atau dia yang terlalu badjingan karena tak menghargai apa apa yang sudah kalian bina.

Jadi, ya sudahlah, mau gimana.
Doakan saja, Tuhan memberimu pasangan yang baik pilihan surga. ❤️
Baca selengkapnya » 0 komentar

Senin, 22 Februari 2021

Untukku dan mungkin juga untukmu








Boy,
Hidupmu mungkin tidak adil.
Orang-orang bisa mendapatkan sesuatu dengan "jalan pintas" sementara kau harus berjuang mati-matian.

Tapi, setidak adilnya hidup, ia takkan mampu menghalangimu, jika kau sudah berusaha sekuat yang kau bisa.

Ya, perjuanganmu mungkin akan lebih berat dari orang lain, tapi pada akhirnya kau akan memperoleh hasil yang sesuai jerih payahmu. Tetaplah berusaha, kau tak butuh "orang dalam" untuk memperoleh yang kau damba.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Sabtu, 05 Desember 2020

Pencipta Begitu Baik




Betapapun seringnya mengeluh, yang paling sering adalah merasa Tuhan tetaplah begitu baik. bahwa di antara riuhnya kehidupan. Ia tetap menyelipkan berkah. Bahwa sepakat apapun kekhilafan, iya tetap setia mencurahkan rahmat-Nya.

Jika melihat kembali ke belakang, apa yang telah dialami, apa yang harus dihadapi, Rasanya mustahil masih sanggup untuk berdiri, nyatanya, segalanya bisa dilalui. Selalu ada harapan, selalu diberi kekuatan.

Dalam hati berjanji akan menjadi baik, tapi tidak pernah baik. Berkali-kali tawar-menawar, bahwa akan berubah jika iya berkenan mengabulkan doa. Namun, ketika sudah melewati segalanya, kembali lagi pada dosa yang sama. Tidak pernah setia, tapi ia masih saja berkenan memberi karunia-Nya.

Ah, Iya begitu baik
Baca selengkapnya » 0 komentar

Minggu, 15 November 2020

Stay strong 💪

          Saat hidup sudah terlalu berantakan dan kau merasa tak lagi sanggup untuk bertahan, Tidurlah sejenak. Pejamkan matamu dan rasakan irama nafasmu sendiri, detak jantungmu sendiri. Bahwa setelah segala hal yang rasanya mustahil untuk dilalui, kamu masih bisa bertahan, Jantungmu masih dibiarkan berdetak di atas segala keriuhan.

          Jadi tidak usah khawatir kesusahan hari ini, cukuplah hari ini. Besok kamu berjuang lagi. Tidak apa jika kalah, tidak apa jika lelah. Sepanjang seluruh mu masih kuat berdiri, kau masih bisa mencobanya sekali lagi.




Baca selengkapnya » 0 komentar

Sabtu, 22 Agustus 2020

Sekarang kita beda hati, dan masih di bumi yang sama

Bila saja aku harus menjauh darimu,
Aku akan memulainya dengan berjalan mundur, Menghayati lambai tanganmu detik demi detik sampai suatu saat kau tidak terlihat lagi. Hingga saat mataku berkaca-kaca, aku akan memejamkan mata biar sampai membuat pipiku basah.
Aku akan rutin menghitungi jarak, sembari menaruh harap jika aku bisa berjumpa dengan kamu lagi, Aku menghamburkan sebagian perasaanku melayang-layang diatas tanah, biar saat berjumpa denganmu, aku ingin tidak terlalu bergetar lagi.
Menjadi dilema, sebab senangmu sudah tidak denganku lagi.
Sementara sejauh apapun aku berjalan mundur dari engkau, Kita masih tetap dalam satu bumi, Kita masih sama-sama di bawah langit yang sama dengan langit ketika kamu mengatakan rindu. Dan itu menjadi sulit,
Karena untukku, kamu sudah menjadi candu.


Baca selengkapnya » 0 komentar

Dengarkan kisahku

Dengarkan kisahku
Dengarkan,
tetapi jangan menaruh belas kasihan padaku, kerana belas kasihan menyebabkan kelemahan, padahal aku masih tegar dalam penderitaanku. Jika kita mencintai,
cinta kita bukan dari diri kita, juga bukan untuk diri kita. Jika kita bergembira,
kegembiraan kita bukan berada dalam diri kita, tapi dalam Hidup itu sendiri.
Jika kita menderita, kesakitan kita tidak terletak pada luka kita, tapi dalam hati nurani alam. Jangan kau anggap bahwa cinta itu datang kerena pergaulan yang lama atau rayuan yang terus menerus.

Cinta adalah tunas pesona jiwa,
dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
ia takkan tercipta bertahun-tahun atau bahkan dari generasi ke generasi.
Wanita yang menghiasi tingkah lakunya dengan keindahan jiwa dan raga adalah sebuah kebenaran, yang terbuka namun rahasia ia hanya dapat difahami melalui cinta, hanya dapat disentuh dengan kebaikan
dan ketika kita mencoba untuk menggambarkannya ia menghilang bagai segumpal uap.


Baca selengkapnya » 0 komentar

Kamis, 16 Juli 2020

Aku menyesal telah menikmati ribuan percakapan denganmu



Simpan, diam dan rasakan


Sudah tabiat, memang, bahwa aku selalu membiarkan hidupku berjalan tanpa rencana. Rasanya lebih baik begitu, supaya besok jika rencana itu tidak berjalan baik, aku bisa melanjutkan hidupku tanpa menyesali apa-apa. Ternyata, harusnya itu tak kulakukan jika menyoal kamu.

Sejak bertemu denganmu, aku tak memiliki rencana apa-apa. Aku hanya membiarkannya mengalir apa adanya. Itu sebabnya aku begitu saja menghanyutkan diri dalam ribuan percakapan denganmu. Aku menikmatinya, baru kali ini aku menemukan seseorang yang benar-benar ‘bisa’ kuajak ‘bicara’. Kau berbeda; cerdas tanpa membuatku merasa kebas, selalu jenaka bahkan saat hatimu sedang tidak baik-baik saja.

Ketika pagi, kau akan mengirimkan sebaris kata-kata yang membuat senyumku menantang mentari. Saat malam tiba, kita selalu menyempatkan diri saling bicara meski hanya lewat udara. Tanpa sadar, aku telah menganggapnya sebagai sebuah kebiasaan yang harus selalu kulakukan.

Lalu kau mulai bermain dengan kenakalanmu, dan sejak itu kau seolah pergi hingga ke bulan.

Sungguh, aku tak pernah menyangka bahwa aku akan tiba di titik ini. Aku telah menjadikan percakapan denganmu sebagai sebuah kebiasaan, dan ketika kini kita tak lagi melakukannya, dunia seolah menghujaniku dengan kesepian. Aku telah membiarkan diriku membutuhkanmu, dan kini tak ada yang bisa kulakukan untuk mengembalikan perhatianmu.

Harusnya, sejak awal aku tak menikmati percakapan kita. Harusnya, sejak awal kurencanakan bahwa kita tak boleh terlalu jauh saling bercerita.

Harusnya, kurencanakan apa yang akan kulakukan jika tiba saatnya kau sudah tak lagi ada.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Cerita Dia

Pagi tadi, aku sengaja bangun lebih lama. Aku sedang tidak ingin memikirkan apa-apa, membiarkan alam bawah sadar yang menentukan ke mana pikiranku harus berkelana.

Namun, matahari mulai menyengat, kasurku berubah menjengkelkan seperti gigitan ngengat. Aku terpaksa bangun, menghadapi kenyataan yang kembali membuatku tertegun.

Sulit rasanya untuk berdiri ketika duniaku sudah runtuh sejak kemarin pagi.

Aku tidak bercanda ketika kubilang bahwa aku mencintainya. Itu sebabnya aku menjalani hubungan kami seserius yang kubisa. Kau tahu apa yang lucu? Sering kali saat kita sudah memiliki pasangan, saat itu juga semesta seolah mengirimkan lebih banyak orang ke kehidupan kita, menawarkan cinta. Kabar baiknya, aku adalah orang yang tak main-main dengan komitmen. Tentu saja aku berhasil mengabaikan mereka. Aku hanya punya satu hati, rasanya tak akan cukup jika kubagi-bagi.

Namun, rupanya, hal itu tak berlaku untuknya. Tawaran semesta terlalu menggiurkan untuk dia abaikan, dan dia membagi hatinya seolah masih tak bertuan. Percakapan-percakapan kami tentang hari tua bersama, ternyata hanya omong kosong yang serta merta ia lupakan di detik berikutnya. Entah ia yang memang tak cinta, atau hatinya yang terbuat dari baja.

Segalanya mungkin akan lebih mudah dihadapi, jika ia berterus terang saja dan undur diri. Namun, rasa ingin tahuku tak bisa kutahan, teramat yakin bahwa banyak hal janggal yang perlu kutemukan.

Ingin rasanya aku melemparnya ke neraka, ketika kudapati ia sedang melakukan persis seperti yang selama ini kukira. Aku hanya bisa ternganga, melihat tubuh mereka mendesah di atas ranjang yang sama (fikiranku).

Rasanya, aku tak akan kuat menghadapi hari ini. Ingin rasanya mengurung diri, membiarkan segalaku dilarung sepi.

Namun, matahari mulai menyengat, kasurku berubah menjengkelkan seperti gigitan ngengat.
Aku terpaksa bangun
...
mungkin perlu memberinya kopi beracun.



Sial, aku selalu kalah dalam semua hal

Baca selengkapnya » 0 komentar

Jembatan Ampera Palembang

Kota Palembang adalah ibu kota provinsi Sumatra Selatan. Palembang adalah kota terbesar kedua di Sumatra setelah Medan. Kota dengan luas wilayah 400,61 km² ini dihuni oleh lebih dari 1,8 juta penduduk pada 2018. Diprediksikan pada tahun 2030 mendatang kota ini akan dihuni 2,5 Juta orang. Wikipedia
Provinsi: Sumatera Selatan


Baca selengkapnya » 0 komentar

Dibalik Semak

Yang paling sulit bukanlah berpura-pura bahagia di depan semua orang. itu hal mudah, aku bertemu teman-teman,, tertawa atas beberapa lawakan, bertingkah seolah tak ada yang disembunyikan.


Namun yang sulit adalah menghadapi diri sendiri saat aktivitas mulai mereda. saat malam hari menghadapi kamar kosong dan hampa. Saat waktu bekerja sudah berakhir, dan yang tersisa adalah diri sendiri dengan pikiran-pikiran yang tiba-tiba hadir, saat kita memeluk diri sendiri di balik selimut.
Saat itulah segala hal tentang ku dikembalikan pada diriku sendiri. dan aku menyadari bahwa ada ruang kosong dengan bait-bait sendu tanpa nada.
Lalu, aku sadar, yang paling sulit bukanlah berpura-pura bahagia di depan semua orang, tapi jujur pada diri sendiri bahwa memang aku tak sepenuhnya bahagia.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Minggu, 27 Oktober 2019

Sedikit Cuitan

Hubungan pacaran memang bukan perkara mudah. Ada saja permasalahan yang datang melanda. Entah itu permasalahan kecil yang dapat diselesaikan bersama atau malah persoalan besar yang tak dapat dimaafkan sehingga akhirnya berujung dengan perpisahan.

Ada ungkapan mengatakan sebuah hubungan komunikasi dan kepercayaan adalah kunci paling utama. Tentu saja, tanpa komunikasi yang baik, hubungan bisa menjadi renggang *nah ini dia nih*. Sedangkan tanpa kepercayaan, hubungan seolah tak ada artinya lagi. Apalagi bila sudah berjuang menjaga kesetiaan mati-matian, namun salah satunya dengan tega berkhianat *yang gue rasain sekarang*, komitmen memang sangat dibutuhkan apapun kondisinya. Kalau sudah selingkuh, pacaran bertahun-tahun pun tak akan ada artinya lagi. Semua bisa hancur dalam sekejap. Terutama buat cowok-cowok harus ambil sikap yang tegas jika ceweknya ternyata selingkuh. Ada beberapa pasangan yang tak mampu menjalani hubungan jarak jauh. Namun ada pula yang mulai merasa pasangannya mulai membosankan, sehingga memilih berpaling dengan yang lain. Sebab, orang baru selalu saja terlihat lebih menarik dari yang lama.


(Picture)
Obat patah hati terbaik





















Baca selengkapnya » 0 komentar

Senin, 09 September 2019

6 bersaudara || Ade Warlis


Putra dan putri dari Ibu Rosniwar dan Maisarlis


Baca selengkapnya » 0 komentar

Teman dan sahabat adalah keluarga ke 2 || Ade Warlis

17 Agustus 2019

Lokasi: Griya Bukit Jaya Bogor
Hania Balqis teman SMP yang baru ketemu lagi setelah 7 tahun waktu berlalu,
Nurul Yudhi teman SMP tapi hampir ketemu tiap bulan 😁


Tak ada yang beda, ceria kita masih sama

Dia bilang "gayaku tak seimut badanku", ga ngerti juga sih 😪



Semoga kalian sampai pelaminan 😁😁


🙄🙄🙄

Baca selengkapnya » 0 komentar

Luangkan waktu anda untuk tertawa || Ade Warlis


Sabtu, 7 September 2019


Seorang berubuh bongsor yang bertingkah seperti jamet sedang meluangkan waktu nya untuk tertawa, yaaaa meluangkan waktunya yang biasanya dihabiskan bekerja seperti kerbau di sawah, tak kenal hujan dan panas, sampai wajahnya menua melebihi umurnya yang terbilang masih muda,,,



















Hiduik sabana Panteeeeeeeeeek!!!!!!
Baca selengkapnya » 0 komentar

Minggu, 08 September 2019

Jakarta keras || Ade Warlis

Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Jakarta itu keras
Banyak orang beranjak dari desa ke kota Jakarta ini dengan maksud dan tujuan ingin mencari kehidupan yang lebih baik, tanpa mereka sadari mereka telah menceburkan diri ke suatu daerah jahat yang tidak terbayang sebelumnya oleh mereka,



Foto seorang kuli yang mencoba hidup layaknya orang Jakarta, tapi malah terlihat jamet,


Jika anda pulang dan pergi gawe menggunakan fasilitas umum seperti kereta, maka anda penderita adalah parises (tau tuh tulisannya bner ape kaga)


Pengguna fasilitas umum yang merindu suasana kampung halaman,



Ora kerjo ora makan, turu ne jarang kerjo terus,



Enak nya di kereta itu bisa ngliat yang bening² kaya gini 😍😍😍😍





Baca selengkapnya » 0 komentar

Kamis, 06 Desember 2018

Bukittonggi Koto Rang AGAM || Ade Warlis

Baca selengkapnya » 0 komentar

Sabtu, 01 Desember 2018

SkethBook || Ade Warlis

Baca selengkapnya » 0 komentar

Imajinasi Nakal | | Ade Warlis

Sedikit ber-Imajinasi nakal tentang aku dan kamu,

Baca selengkapnya » 0 komentar

Copyright © ADE WARLIS 2010

Template By Nano Yulianto